Senin, 01 Desember 2014

Lontong Sayur

Lontong sayur ini makanan favorit sewaktu di papua. Panganan ini memiliki bahan pelengkap yang sederhana seperti ketupat,telur rebus, bawang goreng dan kerupuk. Bahan-bahanya pun mudah untuk di dapatkan.
Kalaupun mungkin merasa kesulitan dapat dilihat cara membuatnya disini...




Bahan-Bahannya :

  • 5 buah udang ukuran sedang
  • 2 lembar daun salam
  • 1 sdt gula pasir (bisa di tambah tergantung selera) 
  • 1/2 batang daun serai memarkan
  • 1 sdt merica bubuk
  • 500 ml santan encer (yang umum di pakai 100 ml santan kara +400 ml air biasa) 
  • 1 kaldu blok
  • 1 buah tahu goreng potong-potong satu suapan 
  • 1 1/2 sdt garam (bisa di tambah tergantung selera)

  • 3 sdm minyak untuk menumis
  • 100 gr lobak, di iris sptkorek api
  • 100 gr wortel, di iris spt iris korek api
  • 1 buah paprika hijau, di iris spt iris korek api

Bumbu yang dihaluskan:

  • 4 buah cabai merah atau (cabai merah kering, rendam dulu dengan air panas beberapa menit)
  • 8 buah bawang merah atau bisa juga (pakai bawang goreng 1 sdm muncung)
  • 4 siung bawang putih atau bisa juga (1 siung saja)
  • 2 cm kunyit (pake kunyit bubuk, 1/2 sdt)
  • 1 sdt terasi (pake 1/2 sdt terasi yang sudah di goreng kering)

Bahan pelengkap :

  • Ketupat
  • Kerupuk
  • Telur rebus
  • Bawang goreng

Cara membuat :

Tumis bumbu-bumbu halus, daun salam, serai, sampai harum. Masukan sayuran, aduk-aduk hingga rata. beri sedikit santan. Setelah sayuran setengah matang masukkan sisa santan, kaldu, garam, merica bubuk, dan gula. Masak hingga santan mendidih dan sayuran matang. Di Sajikan bersama dengan pelengkap.

Cerita ini yg membuat gempar di Twitter.

Penumpang di sebuah kereta mengeluh tentang seorang pria yang aneh. Mereka terdiam ketika mengetahui alasannya.


Seorang ayah dan anak laki – laki (24) naik kereta api. Sambil melihat keluar jendela, sang pemuda berkata dengan antusias. “Ayah, lihat! Pohon itu seperti terbang mundur!”. Sang ayah tersenyum. Orang disekitar mereka saling bertukar tatapan, terkesan kasihan akan perilaku kekanakan dari sang pemuda. Tak lama setelah itu, sambil tersenyum sang pemuda berkata “Ayah , lihat! Awan itu mengejar kita!”. Sang ayah tersenyum kembali. “Apakah sebaiknya Anda tidak mencarikan dokter untuk anak Anda?” tanya seseorang di sekitar mereka. Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan menjawab “Sudah kami lakukan dan kami baru saja kembali dari dokter. Anak saya buta sejak lahir dan sekarang ia sudah bisa melihat…"

Source : luar-biasa.co